10+ Kesalahan Saat Memilih Kitchen Set Semarang, Bikin Boncos Hingga Gagal Tampil Estetik

Kitchen Set Semarang – Dapur menjadi salah satu ruang paling penting pada hunian, khususnya bagi para ibu rumah tangga. Baik itu yang hobi memasak maupun tidak. Mengingat dapur menjadi tempat utama untuk mengolah makanan dan berbagai kudapan lainnya.

Maka dari itu, mau tidak mau dapur memang harus mendapatkan perhatian lebih dari para penghuninya. Misalnya dalam proses pemilihan kitchen set Semarang paling tepat. Mulai dari mempertimbangkan luas ruangan, ruang penyimpanan, desain yang cocok dan masih banyak pertimbangan lainnya.

Baca juga: Fitur Canggih di Dapur Bukan Hanya Mimpi, Jasa Kitchen Set Jawa Tengah Bisa Menghadirkannya Untuk Anda

Agar terhindar dari salah langkah dan salah ambil keputusan selama membuat kitchen set, di bawah ini terdapat informasi mengenai kesalahan umum yang banyak dilakukan selama proses pemilihan kitchen set.

Apa saja kesalahan umum saat memilih kitchen set Semarang?

Berikut ini terdapat beberapa contoh kesalahan yang berujung boncos hingga gagal tampil estetik:

1.Hanya fokus pada desain utama kitchen set saja

Sebenarnya tidak ada salahnya kok jika Anda benar-benar memperhatikan desain dari kitchen set secara keseluruhan. Namun, terlalu senang dengan penampilan desain kitchen set tanpa mempertimbangkan hal lainnya bisa berujung pada kesalahan fatal.

Material yang digunakan dan fungsionalitas kitchen set juga wajib Anda perhatikan untuk memastikan bisa digunakan dalam jangka waktu lama serta menciptakan kenyamanan.

Ketahanan yang baik pada kitchen set, tentu bisa membantu menghemat biaya di masa yang akan datang. Kemudian untuk kesesuaian fungsi dengan kebutuhan juga turut andil dalam membuat penggunanya betah berlama-lama di dapur.

Jadi, upayakan untuk tidak memperhatikan tampilan dan estetikanya saja, melainkan juga memastikan semuanya sudah seimbang dan sebanding ya!

2.Penerapan Layout yang Kurang Efisien

Secara umum, kitchen set dilengkapi dengan beberapa komponen seperti counter top, kitchen sink dan tempat kompor untuk mengolah bahan makanan. Selain itu, kebanyakan kitchen set juga tersedia area khusus untuk tempat lemari pendingin dan berbagai lemari dapur.

Banyaknya bagian yang terdapat pada kitchen set, sangat mempengaruhi lancar atau tidaknya mobilitas yang Anda lakukan selama di dapur. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mempertimbangkan layout dari kitchen set yang hendak Anda buat.

Pastikan bahwa prinsip kitchen set triangle sudah terpenuhi dengan baik selama mendesain layout dari kitchen set. Posisinya harus berurutan yakni ruang untuk penyimpanan makanan, ruang untuk menyiapkan makanan, dan ruang untuk mengolah atau memasak bahan makanan.

Dengan memastikan prinsip tersebut sudah benar-benar diterapkan, Anda tidak akan lagi merasa repot dan mondar-mandir selama memasak di dapur. Bayangkan saja betapa capeknya Anda jika tidak menerapkan prinsip triangle, akan banyak tenaga terbuang sia-sia. Bukan sehari dua hari lho, bertahun-tahun bahkan bisa seumur hidup.

3.Minim Ruang Penyimpanan

Dapur menjadi salah satu ruang yang membutuhkan banyak ruang penyimpanan. Penting bagi Anda untuk mempertimbangkan hal ini selama membuat kitchen set. Storage di dapur harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

Semakin banyak storage memang semakin baik. Namun akan lebih baik jika ukuran storage juga harus bervariasi untuk memudahkan identifikasi dan pencarian. Misalnya saja untuk penyimpanan peralatan dapur yang memiliki ukuran besar, sedang dan kecil bisa dibeda-bedakan. Kemudian untuk area penyimpanan bumbu, cemilan hingga bahan makanan juga bisa Anda buat berbeda.

4.Keterbatasan Area Kerja Pada Kitchen Set

Area kerja atau counter top menjadi salah satu bagian penting selama proses memasak. Bagi Anda yang gemar dan sering melakukan aktivitas di dapur, pertimbangkan untuk membuat counter top yang lebih besar.

Namun bagi Anda yang sudah terlanjur membuat kitchen set, namun dari sisi counter topnya ternyata sangat minim, silahkan Anda tambahkan island sehingga area kerja menjadi lebih besar.

Maka dari itu, dari awal Anda harus mempertimbangkan matang-matang kesesuaian antara kitchen set dan bagian-bagian penting lainnya seperti salah satunya counter top.

5.Kurangnya Pencahayaan Pada Kitchen Set

Meskipun setiap ruangan pada hunian sudah terdapat pencahayaan utama yang berasal dari ceiling ruangan, area dapur tetap membutuhkan pencahayaan tambahan.

Untuk memaksimalkan aktivitas memasak di dapur, dibutuhkan sistem penerangan yang memadai pada kitchen set.

Anda bisa menambahkan sistem pencahayaan pada kitchen set yang dilengkapi dengan rak dinding. Letakkan pencahayaan pada bagian bawah rak tersebut untuk agar bayangannya tidak mengganggu aktivitas memasak.

Dari segi visual, pencahayaan yang memadai dan tepat bisa menambah nilai estetik dari ruang dapur.

6.Terlalu Banyak Bagian Kabinet Dibiarkan Terbuka

Mengkombinasikan antara kabinet tertutup dengan kabinet terbuka boleh-boleh saja. Namun Anda harus memperhatikan keseimbangannya. Jangan sampai jumlah kabinet terbuka terlalu banyak.

Kabinet tertutup bisa Anda manfaatkan untuk menyimpan barang dan peralatan dapur yang jarang digunakan sehingga tidak terlihat berantakan. Kemudian untuk kabinet terbuka bisa Anda pakai untuk menyimpan peralatan harian.

Penting untuk diperhatikan, mengingat kabinet terbuka menyumbang visual yang kurang baik karena terlihat berantakan, alangkah baiknya jika Anda membatasi jumlahnya. Banyaknya peralatan dapur yang terekspos, tidak hanya membuat dapur tidak rapi, tetapi juga terlihat penuh dan sesak.

7.Mengesampingkan Instalasi Listrik

Dapur masa kini banyak membutuhkan listrik untuk mendukung operasional perangkat elektronik. Usahakan untuk menyiapkan instalasi listrik yang memadai seperti jumlah dari stop kontak hingga posisi-posisi yang tepat guna.

Jangan sampai saat sedang butuh sambungan listrik, Anda malah menggunakan kabel gulung tambahan yang membuat dapur menjadi berantakan. Belum lagi resiko kesetrum jika tak hati-hati saat lalu lalang di area dapur.

8.Tidak Memperhatikan Jumlah Laci

Kebanyakan orang lebih mementingkan kabinet ketimbang laci pada kitchen set.Padahal keberadaan laci ini sangat penting untuk menyimpan benda-benda kecil seperti gunting, alat pembuka botol, sendok, garpu, alas gelas dan lain sebagainya.

9.Pemilihan Material yang Kurang Tepat

Melihat aktivitas di dapur yang tidak lepas dari panas dan air, mengharuskan kitchen set mempunyai ketahanan yang baik terhadap dua komponen tersebut.

Pemilihan material dalam hal ini turut menyumbang ketahanan kitchen set terhadap panas dan air. Namun faktanya, material kayu sampai saat ini masih menjadi primadona untuk membuat kitchen set.  Padahal material kayu tidak ramah dengan panas dan air.

Jika Anda memilih material kayu sebagai material utamanya, pastikan sudah benar-benar memberikan finishing yang tepat. Sebagai alternatif, Anda juga bisa memilih kitchen set dengan material utama aluminium.

10.Desain Sudut Kitchen Set yang Kurang Efisien

Kitchen set L dan U, selalu menyediakan kabinet di setiap sudutnya. Mirisnya, kabinet ini justru hanya diisi barang-barang yang tidak penting saja karena sulit untuk dijangkau. Padahal jika Anda memaksimalkannya, tentu akan lebih berguna.

11.Memaksakan Kitchen Set Untuk Mengikuti Tren

Mengikuti tren terkini sebenarnya tidak menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah tidak memperhatikan tingkat efektivitasnya dan kualitas bahannya. Apalagi jika tren yang Anda inginkan sifatnya hanya sementara saja, lebih baik mempertimbangkan yang sifatnya jangka panjang bukan?

Baca juga: Rekomendasi Dapur Jawa Kuno Era Abad ke 19 yang Sederhana & Klasik, Jasa Kitchen Set Semarang Bisa Modernisasikan Untuk Anda

12.Bertindak Serampangan dan Tidak Konsultasi Pada Ahlinya

Penting untuk mendapat masukan dari pihak ahli selama proses pembuatan kitchen set. Untuk memastikan kitchen set Anda tampil lebih sempurna baik dari segi visual dan fungsi, kitchen set Semarang bisa jadi tempat terbaik dalam menemukan solusi.

Nah dengan memperhatikan beberapa kesalahan di atas, bisa Anda jadikan sebagai pembelajaran sekaligus pertimbangan sebelum membuat kitchen set ya!