Jenis-Jenis Triplek / Multiplek Yang Perlu Anda Ketahui

Q Interior Semarang

1. Partikel Board

Partikel board adalah jenis kayu olahan yang terendah kelasnya. Bahan triplek ini sangat rentan terhadap air karena produsen membuatnya dari serbuk kayu kasar yang dipress. Proses ini menghasilkan material dengan pori-pori besar, sehingga air mudah menembusnya dan material tersebut tidak mampu menahan beban berat dengan baik.

Dalam dunia furnitur interior yang menggunakan desain khusus (custom made), para pengrajin atau produsen jarang menggunakan partikel board karena ketahanannya yang rendah terhadap kelembapan dan beban.

2. Multiplek


Multiplek merupakan kayu olahan yang relatif lebih kuat dibanding jenis kayu olahan lainnya. Bahan dasar plywood adalah kulit kayu yang berlapis-lapis dan dipress. Tekstur lapisan kayunya lebih rapat, sehingga memiliki kekuatan yang lebih baik dan daya tahan terhadap air lebih kuat . Dengan penangangan yang baik, multiplek bisa bertahan hingga sepuluh tahun. Multiplek  berdasarkan kayunya terbagi dalam 2 jenis yaitu :
a. Soft Wood adalah jenis kayu lapis yang produsen buat dari kayu lunak, biasanya menggunakan kayu Albasia Falcata. Masyarakat di berbagai daerah menyebut kayu ini dengan nama berbeda—warga Jawa Barat menyebutnya kayu Jingjing, warga Jawa Tengah menyebutnya kayu Sengon, dan di beberapa wilayah lain mereka menyebutnya kayu Angsana.

Karena memiliki bobot yang ringan, banyak produsen furniture memanfaatkan plywood jenis ini untuk pembuatan furnitur dalam ruangan, kotak kemasan (packing box), dan berbagai keperluan lainnya.
b. Hard Wood adalah jenis kayu lapis yang produsen buat dari kayu keras, biasanya menggunakan kayu meranti, atau dalam beberapa kasus, kayu dari pohon buah-buahan. Karena memiliki bobot yang berat dan kekuatan yang tinggi, banyak pengrajin dan kontraktor menggunakan plywood jenis ini untuk pembuatan furniture dalam ruangan, bekisting, atau papan penahan dalam pengecoran beton.
Triplek Fancy, atau triplek dekorasi, adalah kayu lapis yang permukaannya berasal dari kayu dengan tampilan indah.
Permukaan nya bisa berasal dari kayu lokal semisal Jati, Mahoni , Sungkai dan lain lain, atau dari kayu import semisal Red Oak, White Oak, Mapple dan lain sebagai nya. Soal harga, tetu saja lebih mahal dari pada triplek biasa

3. Blockboard

Blockboard biasanya terdiri dari tiga lapisan kayu: satu lapis lembaran kayu tebal di tengah dan dua lapis kayu tipis di luar. Ketebalan lapisan luar berkisar antara 0,5–2 mm. Serat lapisan blockboard beragam, mulai dari serat kayu biasa (tripleks), serat jati dengan berbagai pola, lapisan melaminto (putih licin seperti papan tulis untuk spidol), hingga serat dengan berbagai corak dan motif lainnya.
Bagian tengah blockboard yang mempunyai dimensi paling besar biasanya menggunakan kayu akasia dan meranti. Karena bentuknya yang solid, bahan blockboard tidak bisa dilengkungkan.

4. Teakblock

Teakblock berarti kayu jati. Namun dalam pembahasan ini kayu jati yang dimaksud adalah berupa lembaran. Berdimensi panjang-lebar seperti blockboard dan multipleks, teakwood biasanya untuk melapisi kedua bahan tersebut. Fungsi dari teakwood adalah memberikan corak pada blockboard atau multipleks. Corak teakwood bermacam-macam. Biasanya, mereka melapisi blockboard dengan Teablock sebelum finishing melamin supaya serat kayu jati terlihat.

5. MDF

Pabrik membuat MDF (Medium Density Fiberboard) dengan mencampur serat kayu keras atau lunak bersama lem dan lilin, lalu mencetaknya menggunakan mesin bertekanan dan bertemperatur tinggi. Proses ini menghasilkan MDF dengan kerapatan lebih tinggi dibanding Partikel Board. Karena kerapatannya yang sangat baik MDF banyak dipergunakan sebagai pengganti triplek / multiplek dalam pembuatan furniture dalam ruangan, bahkan dalam pembuatan boks pengeras suara (Loudspeaker) MDF menghasilkan mutu suara yang lebih baik dibandingkan triplek / multiplek.

6. Melaminto

Melaminto merupakan decorative plywood yang dilapisi campuran polyester dan melamin berwarna untuk memperindah tampilannya.
Warna standar Melaminto adalah putih, dengan variasi hijau muda, merah muda, biru muda, dan cream tersedia di pasaran. Warna hitam dan warna lain biasanya dibuat berdasarkan pesanan khusus. Ketebalan standar Melaminto adalah 2 mm dan 3 mm. Melaminto sering digunakan untuk membuat whiteboard serta sebagai bahan bagian dalam lemari atau kitchen set.

Hubungi Kami Klik Disini